Maret 8, 2010

PENYEMBUHAN STRES & RASA TAKUT PASKA GEMPA PADANG 27 OKTOBER 2009 PSIKOLOG TIURMA ELIANA ( YAYASAN PULIH )

Posted in Uncategorized pada 1:58 am oleh lazuardibirru

Prosedur penyembuhan diri sendiri yang dijelaskan adalah untuk mengurangi rasa stres, takut dan masalah mental emosional lainnya. Ini tidak ditujukan sebagai terapi penyakit tertentu, baik fisik maupun mental, atau sebagai pengganti terapi medis atau psikologis profesional.

SESEORANG BISA DIKATAKAN MENGALAMI TRAUMA

Pengertian umum Trauma sendiri adalah jika seseorang mengalami kejadian luar biasa, yang tidak bisa hilang-hilang sampai kejadian itu menghantui mereka dikemudian hari, itu yang disebut dengan trauma.  Dalam kasus musibah gempa bumi yang menimpa Padang, Sumatera Barat itu belum bisa dikatakan korbannya mengalami Trauma, dikarenakan korban masih dalam tahap stres. Dalam kejadian yang terjadi di Padang, Sumatera Barat adalah korban yang masih kaget akan peristiwa yang membuat harta benda mereka bahkan orang yang tekasihi meninggalkannya untuk selamanya, seperti rumahnya hancur, sekolahnya hancur yang terbiasa mereka bisa tinggal atau belajar dengan nyaman, sekarang mereka harus tidur dan belajar di tenda-tenda darurat, sewajarnya mereka belum siap dengan perubahan yang biasanya lancar dalam kegiatannya sehari-hari seperti tidur, ke sekolah, tiba-tiba terjadi gempa yang merubah rutinitas mereka, menjadi tidurnya tidak nyaman, dan ke sekolah menjadi takut mungkin apa yang di alaminya seperti orang tuanya meninggal, anggota keluarganya ada yang hilang akibat gempa, hal-hal yang sehari-hari itu yang bisa menjadi stres.

LEBIH TEPATNYA STRES BUKAN TRAUMA

Mengapa belum bisa dikatakan trauma, seperti contoh kita yang berada di Jakarta, seseorang yang sudah siap untuk pergi ke kantor yang biasanya lancar lalu tiba-tiba ban motor atau mobilnya bocor nah, kejadian seperti itu yang dikatakan stres, juga korban-korban yang ada di Sumbar, dalam masa-masa sekarang ini korban masih dalam tahap stres karena masih dalam jangka waktu singkat yaitu kurang dari 6 Bulan. Dan apabila setelah 6 bulan dan mencapai 1 tahun, dia masih takut, seperti contoh takut dengan daun yang goyang, gelas yang goyang dan berdampak dia menjadi ketakutan yang berlebih itu bisa dikatakan Trauma, dan apabila kejadian itu berlangsung lebih dari 6 bulan harus di konsultasikan ke orang-orang yang lebih mengerti seperti psikolog.

SESEORANG YANG TRAUMA AKIBAT SESUATU MEMILIKI CIRI-CIRI

Ciri-ciri setiap orang yang mengalami trauma itu berbeda-beda, dan juga cara mengadapi seseorang yang mengalami trauma pun berbeda satu dengan yang lain. Seperti yang sudah pernah terjadi contohnya di Aceh yaitu musibah bencana alam Tsunami kasusnya adalah korban yang sudah mengalami kejadian yang membuat dia takut, cemas khawatir, semua itu mengakibatkan mereka masih takut untuk beraktifitas kembali seperti, melaut, dan yang berhubungan langsung dengan laut atau pantai. Ciri-ciri lebih jelasnya jika korban sudah dalam tahap ketakutan yang berlebihan seperti melihat sesuatu yang bergoyang-goyang lalu lari sekencang-kencangnya semua itu terjadi apabila korban menganggap sesuatu itu hal yang sama dengan kejadian tsunami atau gempa.

METODE TERAPI

Biasanya apabila masih stres seperti saat ini, bisa di dekati dengan pendekatan konseling misalnya murid ke guru, masyarakat di buat seperti komunitasnya seperti support group, tolong menolong antar sesama. Tetapi ketika orang atau guru sudah tidak bisa menangani muridnya, sebaiknya di berikan ke ahlinya seperti psikiater, tokoh agama yang orang itu percaya untuk mencurahkan segala rasa yang orang itu alami.

PROGRAM LAZUARDI BIRRU DAN YAYASAN PULIH

Karena Lazuardi Birru memiliki program pendek hanya 2 minggu dan sayangnya PULIH baru hadir 1 minggu setelahnya, jadi dengan semangat yang tinggi kami memberikan program seko udukasi ke pihak pengajar khususnya guru, manfaaat dari seko edukasi sendiri adalah agar guru-guru dapat membantu konseling ke anak murid-murid nya, dan juga memberikan sesi support edukasi dan sesi curhat. Serta pembekalan guru dan relawan agar bisa menguatkan dirinya terlebih dahulu baru nantinya dia bisa menolong murid atau masyarakat yang ditanganinya, jadi bentuknya memberikan materi kepada guru-guru dan relawan agar bisa menjadi konselor.

Tujuan kami memberikan seko for aid karena pada kenyataannya guru-guru juga mengalami bencana yang sama yang dialami murid-muridnya. Ketika guru tersebut kembali mengajar ke sekolah dia akan menjadi tumpuan murid-muridnya, dia juga akan menjadi tempat curhat murid-muridnya. Bedanya jika guru-guru tersebut di berikan pemantapan dan bekal dalam memberikan konseling kepada para muridnya, di akan lebih menguatkan dirinya terlebih dahulu baru nanti dia membantu murid-muridnya.

TIPS BAGAIMANA CARA MENGADAPI STRES DALAM BENCANA ALAM

Seperti yang sudah di lakukan Lazuardi Birru yang bekerja sama dengan Pulih itu memang, memberikan seko edukasi kepada guru-gurunya diharapkan ketika nanti terjadi gempa susulan, karena goncangan kecil itu masih ada, di dalam konseling juga akan diberitahukan kepada guru-guru bagaimana cara-cara menangani anak, jadi tipsnya guru-guru harus lebih tenang dalam menghadapi murid-muridnya, jadi apabila terjadi gempa lagi muridnya tau, mereka harus kemana.

KESAN APA YANG DI DAPAT SETELAH BERSAMA-SAMA LAZUARDI BIRRU DALAM KEGIATAN SOSIAL KEMANUSIAAN YANG DI BUAT KHUSUS UNTUK SAUDARA-SAUDARA KITA YANG MENGALAMI BENCANA ALAM GEMPA BUMI DI PADANG, SUMBAR

Sesampainya di Padang, Sumatera Barat, kami langsung bertemu dengan para relawan, sejujurnya kami merasa amat senang karena teman-teman relawan Lazuardi Birru yang juga tergabung dalam tim Trauma Healing sangat kooperatif dan mudah untuk di ajak bekerjasama terutama dalam melakukan kegiatan seperti permainan-permainan yang disukai anak-anak. Jika ada pesan yang mungkin dapat membangun dari pihak Lazuardi Birru sendiri mungkin dari kemantapan relawan untuk lebih dibekali PFA serta dipastikan lokasi yang dituju seperti apa, agar pada saat relawan-relawan datang penanganan bantuannya lebih cepat lagi, dan supaya tidak terkesan terburu-buru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: